BeritaKetua Musyrif Diny: Jamaah Haji Sakit dan Lansia Tetap Dapat Pahala Meski Ibadah di Hotel
Jamaah haji yang sakit atau lansia diimbau untuk tidak memaksakan diri melaksanakan ibadah sunah
Baca SelengkapnyaUpdate terbaru liputan aktivitas, pernyataan publik, dan rangkuman kegiatan dakwah.
BeritaJamaah haji yang sakit atau lansia diimbau untuk tidak memaksakan diri melaksanakan ibadah sunah
Baca Selengkapnya
KeislamanTradisi tahlilan mula-mula diperkenalkan oleh Wali Songo
Baca Selengkapnya
BeritaSelain penegakan hukum, Kiai Cholil menilai perlu ada pengetatan di pintu masuk wilayah Indonesia. Dia meminta pemerintah lebih selektif dalam mengawasi mobilitas WNA yang berpotensi melakukan pelanggaran hukum di Tanah Air. "Kami berharap adanya pengetatan terhadap masuknya orang asing ke Indonesia, terutama bagi mereka yang terindikasi melanggar hukum," tegas CEO Amanah Zakat ini.
Baca Selengkapnya
BeritaTidak ada ringkasan yang tersedia.
Baca Selengkapnya
BeritaTidak ada ringkasan yang tersedia.
Baca Selengkapnya
BeritaMenurut Menhaj, kehadiran Musyrif Diny menjadi penguat pilar pertama dalam konsep Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual. Dua pilar lainnya adalah sukses ekosistem ekonomi haji serta sukses peradaban dan keadaban. Karena itu, Musyrif Diny diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis manasik, tetapi juga mampu menghadirkan bimbingan yang mencerahkan, menenteramkan, dan memperkuat kesadaran spiritual jamaah.
Baca Selengkapnya
BeritaWakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, didaulat sebagai Ketua Musyrif Diny. Dalam arahannya, Menhaj menegaskan bahwa Musrif Diny memiliki peran strategis sebagai konsultan ibadah. Mereka hadir untuk memastikan jemaah memperoleh pendampingan manasik secara benar, sahih, dan menenangkan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Baca Selengkapnya
BeritaTidak ada ringkasan yang tersedia.
Baca Selengkapnya
KeislamanIslam mengajarkan sistem pemerintahan yang membawa maslahah dan keadilan
Baca Selengkapnya
OpiniJika kita menengok ke belakang, pelaksanaan dam di Makkah banyak mengundang tanya. Dulu, sistemnya pernah dianggap kurang akuntabel, juga tidak transparan. Ada kekhawatiran mengenai keberadaan “preman dam”, atau ketidakpastian apakah hewan yang kita bayar benar-benar disembelih dan didistribusikan
Baca Selengkapnya